Latest News

Urutan Tata Cara Ibadah Umroh

Catatan Urutan Tata Cara Umroh dari Madinah


urutan tataa cara umroh

Dalam beribadah semua ada aturan dan tata caranya begitu juga halnya dengan ibadah umroh, agar apa yang kita laksanakan sesuai tuntunanya. Berikut Urutan Tata cara umroh saat berangkat dari kota Madinah:

1. Niat Umroh, menuju tempat miqat di Bir Ali tempat untuk mulai niatkan umroh dan berpakaian ihram. Pakaian ihram boleh juga dikenakan sejak di Madinah, tetapi niatnya tetap dimulai di Bir Ali. Setelah berganti pakaian ihram, shalat sunnah ihram 2 rakaat.

Niat umroh :
Niat Ihram adalah niat untuk mulai melakukan umroh atau haji. Jika tidak diniatkan maka umroh atau hajinya maka tidak sah.

Dari Saidina Umar bin Khattab, beliau berkata: Saya dengar Rasulullah SAW berkata: bahwasanya seluruh perbuatan dengan niat, dan yang didapatkan manusia ialah apa yang diniatkannya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari Juz 1 hal. 6).

Hendaknya ia mengucapkan:
Labbaik Umrotan
artinya: Ku sambut panggilan-Mu untuk melakukan Umrah)
atau Allahumma Labbaik Umrotan
artinya: Ya Allah, ku sambut panggilan-Mu untuk melakukan Umrah)

2. Setelah diniatkan ihram / memakai pakaian ihram (mengambil miqot di Birr Ali), maka mulai berlaku larangan-larangan ihram/umroh, seperti tidak boleh menggunakan wangi-wangian, mandi memakai sabun, sikat gigi pakai odol, memakai peci atau pakaian lain, dan berhubungan suami istri.

3. Disepanjang perjalanan menuju ke Mekkah, perbanyaklah membaca kalimat talbiyah sebanyak-banyaknya:

Labbaika allohumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wanni mata laka wal mulka la syarikalak.

artinya aku datang memenuhi panggilanmu Ya Alloh,  aku datang memenuhi panggilanMu. Aku datang memenuhi panggilanmu tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. sesungguhnya segala puji, nikmat  dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu,

4. Saat sampai di Masjidil Haram, thawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran.
Memulai thawafnya sesuai tata cara umroh dengan menyisir dekat Hajar Aswad, sambil mencium, menyapu atau memberi isyarat bagaimana dapatnya; lalu ucapkanlah:

 بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَر اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ  وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ ووفاء بعهدك   وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Bismilllaahi Wallaahu akbar, allaahumma iimaanan bika watashdiiqan bikitaabika, wawafaa'an bi'ahdika wattiibaa'an li sunnatin nabiyyi shallallaahu 'alaihi wa sallam.).
Artinya:
"Dengan nama Allah,   Allah yang maha besar, Ya Allah, demi keimanan kepda-Mu, dan membenarkan kitab suci-Mu, memenuhi janji dengan-Mu serta mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW."

- Tempat awal mulai tawaf : garis lurus antara pintu Ka'bah dan tanda lampu yang di pasang di sisi masjid. Pada batas ini, sambil melihat ke Ka'bah, kita melambaikan tangan 3 kali sambil mengucapkan : "Bismillah, Allahu Akbar".

- Pada tiga putaran pertama disunnatkan berlari-lari kecil/berjalan cepat ; langkah hendaklah diperpendek dan dipercepat, dan sedapat mungkin mendekatkan diri ke ka'bah.

- Kemudian pada putaran ke empat sampai ke tujuh hendaklah ia berjalan seperti biasa, dan disunatkan menyapu rukun Yamani dan mencium Hajar Aswad atau mengusapnya pada setiap kali dari 7 putaran itu.

- Sepanjang tawaf membaca do'a. Untuk mudahnya bisa membaca do'a sapu jagad :

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa atinaa fiuunyaa hasanah, wafil akhirati hasanah, waqinaa 'adzaabannaar
Artinya :
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka".

5. Shalat 2 rakaat di depan makam Ibrahim.

6. Minum air zam-zam. Sebelumnya berdoa terlebih dahulu.

7. Sa'i antara Shofa dan Marwa, 7 kali bolak balik.

- Cara menghitungnya sesuai tata cara umroh mulai dari Shofa ke Marwa 1, Marwa ke Shofa 2, dan seterusnya, berakhir di Marwa.

- Sai dilakukan dengan berjalan, tapi pada batas antara 2 lampu, berlari-lari kecil.

8. Tahalul/mencukur rambut.
 Boleh cukur sebagian, lebih afdhol, cukur semua. (Biasanya, saat sampai di Marwa pada putaran terakhir, cukur sebagian dulu tanda selesai umroh. Pada saat keluar masjid, ketemu tukang cukur, baru cukur semua).

-Bagi laki-laki mencukur atau memotong sebagian atau keseluruhan rambut kepala dan bagi wanita memotongnya sebatas ujung jari.

Setelah semua urutan tata cara umroh dilaksanakan, Alhamdulillah selesailah sudah amalan umroh.

Bila sudah berada di Makkah, maka salah satu tempat miqatnya bisa di Tan'im. Jadi ke Tan'im dulu untuk niat ihram, baru ke Masjidil Haram untuk thawaf, dan seterusnya seperti di atas.

0 Response to "Urutan Tata Cara Ibadah Umroh"