Latest News

Adab-adab Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji Umroh

Adab Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji Atau Umroh


Adab Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji Umroh

Dian Cahaya - Segala sesuatu yang baik akan menjadi lebih sempurna amalannya jika dilakukan sesuai dengan adab-adab dan tatacara yang baik. Selain itu setiap amalan yang dilakukan sesuai adab maka akan diterima Allah SWT. Begitupun dengan pelaksanaan ibadah Haji maupun Umroh. Para ulama telah menggariskan menggariskan adab-adab sebelum beribadah Haji yang perlu diperhatikan dan dilakukan bagi calon jamaah Haji.

Berikut Adab-adab yang perlu dipatuhi agar dapat Haji yang mabrur:


Niat

Syarat Utama diterimanya suatu ibadah yang dilakukan adalah melalui niatnya. Termasuk juga dalam hal pelaksanaan ibadah Haji yang harus harus dimulai dengan niat yang ikhlas. Mengenai niat ikhlas yang tersimpan di dalam hati, diharapkan dapat membersihkan diri dari sikap buruk. Manusia tak luput dari sifat riya, ujub, sombong, lalai, kikir, zalim dan sebagainya. Semakin ikhlas meniatkan diri untuk berhaji maka akan semakin bersih jiwa dan sifat yang dibenci Allah dan mengharap keridhoan Allah SWT.

Biaya Haji Umroh dari sumber yang halal

Salah satu faktor yang mempengaruhi ibadah Haji adalah biaya yang digunakan berasal dari sumber yang halal, bukan harta yang mengandung syubhat atau harta yang haram. Menurut Imam Syafii, Imam Malik dan Imam Hanafi mengenai harta haram untuk pergi Haji : "Sah secara lahir, tetapi tidak mabrur dan jauh dari penerimaan/ridho Allah SWT"

Memenuhi Hak Allah

Kita perlu mengetahui hak Allah dalam kewajiban yang kita tunaikan, denngan begitu kita akan mendapatkan manfaat dari ibadah yang kita lakukan.
Rasullah SAW bersabda, "Hak Allah atas para hambanya adalah mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun" (HR. Bukhari dan Muslim)

Taubat Nasuhah

Menurut Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Rahimahullah menjelaskan, Taubat berarti "Menyesali (dosa) yang telah lalu, kembali melakukan ketaatan dan bertekad untuk tidak mengulangi dosa tersebut lagi." Sebelum menunaikan ibadah Haji, hendaklah bersungguh-sungguh bertaubat dengan niat yang ikhlas semata untuk mendapat ridho Allah SWT, mengakui dan menyesali perbuatan dosa, bertekad untuk tidak mengulangi lagi, jika perlu lakukan sholat taubat.  Di dalam Al-Qur'an dikatakan, " Karena sesungguhnya Dia Maha mengampuni kesalahan hamba-hamba yang benar-benar bertaubat kepada-Nya." (QS. Al Israa : 25)

Menyelesaikan Hak dan Kewajiban dengan sesama manusia

Selain memenuhi hak Allah terhadap kewajiban kita, calon jamaah Haji hendaknya juga menyelesaikan hak-hak dengan manusia. Hal-hal yang perlu diselesaikan diantaranya adalah meminta maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan, membayar hutang serta yang terkait dengan harta atau kewajiban lain, menyelesaikan urusan yang masih belum terselesaikan dengan orang lain, menulis surat wasiat yang menyangkut hak-hak Allah maupun hak kerabat atau keluarga, kemudian memberi bekal yang cukup hingga kembali dari ibadah Haji untuk keluarga yang ditinggalkan.

Memohon Doa

Satu hal yang tak kalah penting dengan adab yang lainnya adalah berusaha memohon keridhoan dan doa dari orang-orang dekat seperti orang tua, guru, kerabat atau keluarga dan sahabat. Diharapkan doa dan ridho dari orang-orang terdekat ini akan mengiringi keberangkatan calon jamaah agar lancar di dalam pelaksanaan ibadah dan mendapat Haji mabrur.

Semakin sering Mengaji dan Mengkaji

Semakin mendekati waktu keberangkatan ibadah Haji, sebaiknya semakin banyak menghabiskan waktu dengan membaca Al Qur'an, berdoa dan beritikaf. Juga disempurnakan dengan memahami maksud dan tujuan beribadah Haji, Fiqih Haji dan Umroh, termasuk hukum atau fiqih lainnya seperti mengenai wudhu, tayamum, sholat dan adab serta akhlak selamapelaksanaan dan selesainya ibadah Haji.

Informasi Umrah 2016


Semoga artikel ini bermanfaat untuk para jamaah dalam mempersiapkan diri beribadah Haji, mendapatkan Haji yang mabrur.


0 Response to "Adab-adab Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji Umroh"