Latest News

Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh

Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh 


Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh


Dian CAhaya - Ada banyak istilah yang digunakan dalam proses haji dan umrah selama berada di tanah suci, untuk itu agar terhindar dari salah pemahaman ada baiknya kita mengetahuisedikit mengenai makna dan maksud dari istilah-istilah yang cukup sering digunakan dalam beribadah Haji dan Umrah.

Berikut ini Beberapa Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh Berdasarkan Abjad


  • Badal : Melaksanakan Ibadah Haji atas nama orang lain karena udzur atau telah meninggal dunia.
  • Dam : Denda yang harus dibayar oleh seseorang yang melanggar amalan-amalan wajib dalam beribadah haji dan Umrah. Sedangkan menurut istilah, Dam adalah mengalirkan darah (menyembelih ternak)
  • Haji : Rukun Islam kelima yang dilakukan dengan niat menuju Baitullah untuk melaksanakan beberapa amalan seperti thawaf, sa'i, dan wukuf di Arafah serta amalan lainnya pada bulan tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharap hanya ridho-Nya
  • Haji Ifrad : Proses melakukan ibadah Haji yang terpisah dengan Umrah.
  • Haji Qiran : Haji dan Umrah yang dilakukan dalam satu niat dan satu pekerjaan sekaligus.
  • Haji Tamattu' : Mengerjakan Umrah terlebih dahulu baru mengerjakan Ibadah Hajinya dan wajib membayar dam.
  • Hari Arafah : Hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah dimana semua jamaah haji harus sudah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf.
  • Hari Tarwiyah : Hari kedelapan dari bulan dzulhijjah, dimana pada jaman Rasulullah para jamaah haji mengisi perbekalan air di Mina untuk perjalanan ke Arafah.
  • Hari Tasyrik : Hari dimana umat Islam masih dalam suasana perayaan Hari raya Idul Adha sehingga diharamkan berpuasa yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 dzulhijjah.
  • Idhtiba' : Mengenakan selendang Ihram dengan meletakan kedua ujungnya diatas pundak kiri dan bagian tengahnya disebelah bawah ketiak kanan.
  • Ihram : Keadaan seseorang yang telah berniat melaksanakan ibadah Haji ataupun Umrah.
  • Istitha'ah : Kemampuan melaksanakan rangkaian ibadah, ditinjau dari segi jasmani, rohani dan juga ekonomi.
  • Ka'bah : Bangunan yang terlihat seperti kubus yang terletak di Masjidil Haram di Mekkah, serta menjadi qiblat atau patokan untuk ibadah bagi umat muslim diseluruh dunia.
  • Lontar Jumroh : Melontarkan atau melemparkan kerikil kecil ke tiga tiang (Ula, Wustha dan Aqobah) pada hari Nahar dan hari Tasyrik.
  • Mabit : Berhenti sejenakatau bermalam untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan melontar jumroh. Mabit terbagi menjadi 2 tahap, yaitu mabit di Muzdalifah tanggal 9 malam 10 dzulhijjah dan mabit di Mina menjelang tanggal 11, 12 dan 13 dzulhijjah.
  • Miqat Makani : Batas tempat dimulainya ibadah haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
  • Miqat Zamani : Batas waktu melaksanakan ibadah Haji, dimana batasan tersebut dimulai tanggal 1 syawal hingga terbitnya fajar 10 dzulhijjah.
  • Nafar : Keberangkatan Jamaah haji meninggalkan Mina pada hari tasyrik.
  • Raml : Lari-lari kecil yang disunahkan bagi laki-laki pada saat sa'i ketika melewati dua pilar hijau di Mas'a.
  • Rukun Haji : Serangkaian kegiatan dan amalan yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan tidak dapat ditinggalkan, jika tidak dikerjakan maka hajinya tidak sah.
  • Sa'i : Salah satu rukun haji dan umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki bolak-balik dari bukit shafa ke bukit marwah.
  • Tahallul : Keadaan dimana seseorang dibolehkan melakukan perbuatan yang sebelumnya dilarang selama berikhram.
  • Thawaf : Mengelilingi ka'bah sebanyak 7 kali sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji dan umroh, dimana ka'bah selalu berada disebelah kiri.
  • Thawaf Ifadhah : Thawaf rukun haji yang tidak boleh ditinggalkan karena dapat membatalkan haji.
  • Thawaf Qudum : Thawaf yang dilakukan sebagai penghormatan terhadap ka'bah dan Masjidil Haram.
  • Thawaf Wada' : Thawaf wajib yang dilaksanakan sebagai penghormatan akhir sebelum meninggalkan Mekkah.
  • Umrah : Berkunjung ke Baitullah untuk melakukan serangkainan ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan demi mengharapkan ridho Allah SWT.
  • Wajib Haji : Rangkaian kegiatan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji sebagai pelengkap rukun haji. Jika salah satu ditinggalkan maka hajainya tetap sah namun harus membayar dam atau denda.
  • Wukuf : Kegiatan utama dalam ibadah haji, dimana dilaksanakan hanya dalam waktu antara tergelincirnya matahari tanggal 9 dzulhijjah sampai terbit fajar tanggal 10 dzulhijjah. Pelaksanaanya hanya berdiam diri dan berdoa meskipun sejenak.
Demikianlah artikel Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh kami tuliskan. semoga dapat membantu para jamaah dalam memahaminya



1 Response to "Istilah-istilah Dalam Haji dan Umroh "

  1. nice infonya sangat berguna bagi orang yang mau melaksanakan haji atau umroh
    http://acemaxs31.com

    BalasHapus